Asimor Produk Asimor ASI Booster Pelancar ASI
COBA Herba ASIMOR
  • ASI lebih lancar
  • Durasi menyusui lebih cepat
YUK, BELI Herba ASIMOR





Penyebab ASI Seret dan Solusinya.
Admin | Nov 20 2020
Share Facebook Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI Share Twitter Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Feature Image Penyebab ASI Seret dan Solusinya. Asimor ASI Booster Pelancar ASI


Facebook Share Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Twitter Share Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI

Penyebab ASI Seret dan Solusinya.

Sama seperti menantikan kehamilan, setiap Mamsi #PejuangkASIh pastinya juga gak sabar untuk bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayinya, dari saat pertama melahirkan, 6 bulan pertama hingga 2 tahun atau lebih. Namun tak bisa dipungkiri, masa menyusui bisa saja berjalan tak seperti yang diharapkan.

Nah, dengan mengetahui beberapa penyebab produksi ASI menurun, Mamsi pun bisa melakukan solusi yang tepat, sehingga bisa mengembalikan kualitas dan kuantitas ASI seperti semula.

 

Stres Jadi Penyebab Nomor 1!

Menyadari bahwa begitu banyak keunggulan ASI dan manfaat menyusui, sudah pasti Mamsi tak ingin melewatkan masa berharga ini begitu saja. Namun, perlu diketahui pula bahwa terdapat beberapa faktor umum yang bisa membuat suplai ASI menurun, antara lain:

1. Merasa stres atau cemas

Stres adalah penghambat utama ASI, terutama dalam beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Antara kurang tidur dan menyesuaikan diri dengan jadwal bayi, dapat secara dramatis mengurangi suplai ASI Mamsi.

Solusi: Kesehatan Mamsi adalah kunci untuk merawat bayimu dengan benar. Untuk itu, jika Mamsi merasa cemas, sedih tak beralasan, bahkan depresi pasca-persalinan, utarakan perasaan itu kepada orang terdekat, seperti keluarga atau suami Mamsi. Bahkan, gak ada salahnya juga menghubungi tenaga ahli untuk mendapatkan perawatan yang memadai.

Yakinkan diri juga bahwa Mamsi sudah hebat tanpa perlu membuktikan apa-apa pada siapa pun. Maka, tak perlu memaksakan diri untuk melakukan semuanya sendiri dan cari bantuan dari pasangan, anggota keluarga, dan teman. Tujuannya, agar Mamsi dapat beristirahat, memulihkan diri, dan menjaga suplai ASI untuk bayimu.

 

2. Makan atau minum terlalu sedikit

Tak salah jika Mamsi ingin menurunkan berat badan ekstra yang didapatkan selama kehamilan. Namun, akan lebih bijak Mamsi memutuskan untuk memulai diet setelah masa menyusui.

Perlu diketahui, Mamsi menyusui membutuhkan lebih banyak kalori, yakni sekitar 450-500 kkal, untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya selama menyusui. Kebutuhan ini lebih banyak dibandingkan dengan jumlah yang Mamsi perlu konsumsi sebelum kehamilan. Jumlah kalori tambahan yang dibutuhkan untuk seorang wanita menyusui juga dipengaruhi oleh usia, indeks massa tubuh, dan tingkat aktivitas.

Selain makanan, hidrasi yang cukup juga penting untuk memproduksi ASI. Jumlah cairan yang Mamsi konsumsi juga mempengaruhi jumlah produksi ASI.

Solusi: Pertimbangkan untuk makan cemilan sehat, seperti apel dengan selai kacang, di antara waktu makan untuk memenuhi asupan kalori. Siapkan juga botol air minimal dua liter dan bawa ke mana pun Mamsi pergi. Minumlah sebelum, selama, dan setelah menyusui.

3. Sakit

Terjangkit virus atau kuman bisa menurunkan suplai ASI Mamsi. Apalagi, penyakit ringan biasanya dapat diikuti berbagai gejala, seperti kelelahan, diare, muntah, atau nafsu makan berkurang.

Walaupun begitu, tetaplah menyusui bayimu karena faktanya ia sudah terlindungi dengan antibodi yang terkandung di dalam ASI. Dengan begitu, bayi Mamsi jadi tidak mudah jatuh sakit walau telah melakukan kontak dekat dengan Mamsi.

Solusi: Di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini, akan lebih baik jika memastikan terlebih dulu gejala yang Mamsi alami adalah penyakit umum, bukan infeksi virus SARS-CoV-2. Selain itu, jaga kebersihan dengan sering cuci tangan menggunakan sabun.

4. Salah mengonsumsi bahan herbal

Memang banyak cara yang bisa ditempuh untuk membantu meningkatkan kuantitas ASI. Namun, jangan keburu tergoda dengan embel-embel herbal atau alami, padahal belum tentu baik untuk Mamsi dan bayi. Bahan herbal seperti sage, peppermint, oregano, lemon balm, peterseli, dan timi adalah beberapa bahan alami yang dikatakan dapat menurunkan aliran ASI selama menyusui jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Begitu pula dengan penggunaan minyak esensial, sebaiknya Mamsi melakukan konsultasi kepada dokter atau konselor laktasi sebelum menggunakannya, untuk mengetahui apakah dapat memengaruhi proses menyusui Mamsi.

Solusi: Pilihlah hanya bahan herbal yang sudah teruji klinis dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI. Seperti suplemen pelancar ASI, Herba ASIMOR. Produk ini terbuat dari kombinasi herbal asli Indonesia, yaitu daun katuk dan daun torbangun. Kedua herbal ini telah teruji klinis mampu meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin untuk memperlancar produksi ASI. Serta, mengandung fraksi bioaktif ikan gabus untuk mempercepat proses penyembuhan luka dan membuat ASI lebih kental.

 

Bayi Menangis, Bukan Tanda ASI Mamsi Kurang.

Mendapati si Kecil menangis walaupun sudah minum ASI dan digendong, tentu membuat Mamsi berprasangka bahwa penyebabnya adalah kekurangan ASI. Namun, jangan sampai salah, karena penyebab bayi menangis atau rewel tidak serta-merta produksi ASI Mamsi tidak mencukupi.

Beberapa indikator untuk memastikan nutrisi bayi Mamsi sudah tercukupi adalah:

  1. Setelah menyusui, payudara Mamsi terasa lebih lembut dan tidak penuh seperti sebelum menyusui.
  2. Frekuensi buang air kecil. Setelah hari kelima kehidupan, setidaknya popok bayi perlu diganti 6 hingga 8 kali per hari.
  3. Pertumbuhan berat dan panjang badan. Dari lahir hingga usia 6 bulan, panjang bayi bertambah 1,5-2,5 sentimeter sebulan dan bobotnya bertambah sekitar 140-200 gram seminggu. Diharapkan berat badan bayi sudah bertambah dua kali lipat dari berat lahir di usia 5 bulan, atau tiga kali berat lahir di usia 1 tahun.
  4. Si Kecil rutin menyusu sesuai jadwal, setidaknya setiap 2 hingga 3 jam, atau sebanyak 8 hingga 12 kali setiap hari.
  5. Mamsi dapat mendengar si Kecil menelan saat menyusu, dan Mamsi dapat melihat ASI di mulutnya.
  6. Bayi terlihat puas dan kenyang setelah minum ASI, lalu ia tidur di antara waktu menyusui.

Pokoknya pastikan Mamsi #PejuangkASIh memilih Herba ASIMOR sebagai support terbaik #KawalAwal bayimu ya.

Sumber: https://www.guesehat.com/empat-penyebab-produksi-asi-seret-dan-solusinya 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

REFERENCES arrow_downward
TAGS
PRODUK TERKAIT


Produk Terkait Image Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Herba ASIMOR KAPLET ASI BOOSTER
  • - ASI lebih lancar & kental
  • - Durasi menyusui lebih cepat
CEK Herba ASIMOR arrow_forward
ARTIKEL TERKAIT


Asimor ASI Booster Pelancar ASI




DEXA MEDICA LOGO Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Logo Asimor ASI Booster Pelancar ASI
BELI SEKARANG