100% 100% ASI by Herba ASIMOR
Asimor Produk Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Mamsi Punya masalah dalam menyusui?
  • Asi kurang lancar atau
  • Yang keluar ga banyak?
YUK, CHAT kami & temukan solusinya




Manfaat Kolostrum ASI Bagi Bayi dan Cara Melancarkannya

Admin | Jul 28 2022
Share Facebook Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI Share Twitter Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI


Facebook Share Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Twitter Share Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Feature Image Manfaat Kolostrum ASI Bagi Bayi dan Cara Melancarkannya Asimor ASI Booster Pelancar ASI

Tahukah mamsi, kolostrum ASI merupakan asupan pertama yang amat penting bagi bayi. Ia berfungsi membangun antibodi dan membantu perkembangan saraf otak. Konsumsi ASIMOR dua minggu sebelum persalinan untuk kolostrum ASI optimal. Yuk, cari tahu lebih jauh soal kolostrum ASI.

Mamsi, khususnya yang baru menjalani kehamilan pertama kali, sudah pernah mengalami keluarnya cairan berwarna kuning dari payudara? Tenang, jangan panik, cairan tersebut ialah kolostrum ASI sekaligus penanda, ASI mamsi mulai berproduksi.

Kolostrum ASI adalah cairan berwarna kekuningan. Biasanya kolostrum mulai keluar pada trimester ketiga kehamilan atau pada usia kehamilan 5-6 bulan. Keluarnya kolostrum justru menandakan bahwa ASI mamsi mulai terbentuk sejak kehamilan.

Kolostrum ini nantinya akan keluar pada 3-4 hari pertama pasca melahirkan. Setelahnya, cairan kolostrum akan berubah menjadi ASI yang matang. Agar lebih paham, yuk kita pelajari lebih lanjut soal kolostrum ASI.

Apa Itu Kolostrum ASI

Kolostrum ASI adalah susu pertama yang mamsi produksi selama kehamilan. Kolostrum ASI bukan cairan sembarangan lho mamsi. Ia kaya akan protein, vitamin, mineral, dan imunoglobulin yang bagus untuk membentuk antibodi pada bayi.

Selain itu, warna kuning pada kolostrum bersumber dari karotenoid atau antioksidan dan vitamin A. Nah, vitamin A ini sangat bagus untuk penglihatan dan kulit. Kolostrum ASI juga kaya akan magnesium yang bagus untuk perkembangan jantung dan tulang bayi.

Kandungan kolostrum ini bagus untuk melindungi bayi dari infeksi, khususnya pada hari-hari pertama setelah bayi lahir. Apalagi, meskipun dalam dosis kecil, kolostrum sangat padat nutrisi sehingga amat cocok dengan perut bayi yang daya tampungnya belum banyak.

Maka tak berlebihan kalau kolostrum disebut sebagai cairan emas. Selain warnanya kekuningan layaknya emas, ia juga mengandung manfaat yang sangat berharga bagi bayi.

Bolehkah Memompa Kolostrum ASI?

Mamsi, beberapa pakar menyarankan agar mamsi tidak memompa kolostrum ASI Ketika masa kehamilan meskipun cairan sudah merembes.

Menurut sejumlah literatur, memompa kolostrom ASI pada saat kehamilan berisiko mempercepat proses persalinan. Apalagi kalau mamsi punya kecenderungan melahirkan secara prematur.

Namum setelah persalinan, mamsi boleh memompa kolostrum ASI apabila bayi mengalami kesulitan melekat atau latch on atau pada situasi dimana mamsi dan bayi harus terpisah.

Lakukan pompa kolostrum ASI secara manual dengan tangan. Mengingat jumlah kolostrum ASI tidak terlampau banyak dan keluar lebih lambat ketimbang ASI matang. Oleh karena itu, hangatnya pijatan tangan akan lebih efektif.

Jika kolostrum ASI hasil pompa bukan untuk konsumsi langsung, mamsi bisa menyimpannya di wadah kedap udara, dan simpan dalam freezer untuk konsumsi 2 sampai 3 hari setelahnya. Ketika ingin dikonsumsi, jangan memanaskan kolostrum ASI tapi biarkan saja dalam suhu ruang sampai mencair. Memanaskan kolostrum ASI akan merusak kandungan gizinya.

Kapan Kolostrum Terbentuk

Mamsi akan mulai memproduksi kolostrum sejak usia kandungan 7 bulan sampai 2 hingga 4 hari setelah melahirkan. Selanjutnya, kolostrum akan berganti dengan ASI transisi, sebelum menjadi ASI matang yang berwarna putih dan konsistensi lebih cair.

Ketika itu payudara mamsi akan berubah lebih kencang, lembut, dan penuh. Payudara yang berubah ini menandakan meningkatnya persediaan ASI. Saat itu pula, perut bayi akan mengembang dan bisa minum lebih banyak ketika menyusu.

Pada umumnya, ibu hamil akan menghasilkan sekitar 50 ml kolostrum dalam 48 sampai 72 jam pasca melahirkan.

Manfaat Kolostrum Bagi Bayi

Sebagai ‘susu’ pertama yang dikonsumsi bayi, kolostrum jelas padat nutrisi dan antibodi agar bayi terlindungi dari infeksi. Kolostrum juga membantu bayi belajar mengisap, bernapas, dan menelan selama menyusui. Selain itu, berikut ini sejumlah manfaat lain dari kolostrum ASI yang wajib mamsi tahu.

  1. Melapisi usus bayi sehingga melindungi dari penyerapan bakteri berbahaya. Penyebabnya karena kolostrum akan menjadi lapisan tipis di saluran cerna bayi. Lapisan inilah yang berfungsi melindungi usus dan lambung bayi dari infeksi, sekaligus membuat penyerapan nutrisi lebih baik.
  2. Memperkuat sistem imunitas tubuh bayi.
  3. Memberi nutrisi terbaik pada bayi yang baru lahir.
  4. Mengandung efek pencahar yang bisa membantu bayi membersihkan kotoran pertama dalam tubuhnya atau disebut mekonium.
  5. Meminimalisir risiko bayi terkena penyakit kuning. Ini karena kolostrum bersifat laksatif yang membuat bayi bisa membuang bilirubin, penyebab penyakit kuning, melalui tinja.

Mengapa Kolostrum ASI Tidak Keluar?

Faktanya memang tidak semua mamsi kolostrum ASI-nya mengalir lancar setelah melahirkan. Tak perlu merasa bersalah mamsi, hadapi dengan tenang, sambil mengusahakan agar ASI bisa berjalan lancar.

Selain itu ada beberapa faktor yang menyebabkan kolostrum tidak keluar. Misalnya saja, mamsi melahirkan secara prematur sehingga harus terpisah dengan bayi setelah kelahiran. Bisa juga karena mamsi mengalami obesitas, diabetes, melahirkan secara caesar, atau sedang mengalami demam.

Trik Melancarkan Kolostrum ASI

Mamsi, kelancaran produksi ASI bergantung bagaimana mamsi mempersiapkannya selama masa kehamilan, dan mendorong produksinya pasca persalinan. Simak tips berikut:

Selama Masa Kehamilan:

  • Perkaya informasi

Mamsi bisa mempelajari berbagai informasi soal menyusui entah lewat buku, internet, belajar dari pengalaman mamsi lainnya, atau berkonsultasi sekaligus ikut kelas menyusui di klinik laktasi yang juga tersedia di rumah sakit.

  • Istirahat cukup dan kelola stres.
  • Pastikan asupan makanan yang banyak mengandung kalsium, zat besi, asam folat, dan fosfor.
  • Konsumsi suplemen atau ASI boosterseperti HerbaASIMOR secara rutin sejak minggu ke-36 atau dua minggu sebelum melahirkan. Suplemen herbal tanpa efek samping HerbaASIMOR ini efektif mendorong hormon oksitosin yang amat diperlukan saat menyusui.

Selain itu, mengonsumsi HerbaASIMOR sebelum persalinan, akan membantu mempercepat penyembuhan luka pasca melahirkan.

Setelah Persalinan:

  • Rileks

Kalau ASI tidak langsung keluar setelah melahirkan, cobalah untuk menenangkan diri ya mamsi. Duduk tenang dan minta pasangan atau siapapun orang yang mamsi percaya untuk menemani. Kondisi tenang dan rileks akan membantu otak memerintahkan produksi oksitosin yang memicu keluarnya ASI.

  • Kompres payudara

Menghangatkan payudara dengan kompres atau mandi air hangat bisa mendorong keluarnya ASI.

  • Pijatan pada puting

Selain melakukan kontak kulit dengan bayi, mamsi juga bisa merangsang keluarnya ASI dengan memijat puting secara perlahan.

  • Cukup air putih dan tidur

Seperti kita tahu ASI mengandung banyak air. Maka mamsi harus terhidrasi cukup agar asupan air terpenuhi dan jumlah ASI meningkat.

Usahakan juga untuk tidur cukup. Karena kebanyakan wanita bisa memproduksi lebih banyak ASI setelah tidur. Ini karena tubuh menjadi rileks.

  • Tetap konsumsi ASI booster

Setelah melahirkan, tetap kontinu mengonsumsi ASI booster, HerbaASIMOR sebanyak dua kali sehari. Suplemen herbal ini tanpa efek samping. Selain itu, kandungan ekstrak daun kelor, torbangun, dan ikan gabus dalam satu kaplet ASIMOR sudah terbukti manjur melancarkan dan meningkatkan produksi ASI.

Teori nampaknya mudah ya mamsi, namun pada praktiknya bisa jadi banyak tantangan dan kendala yang mamsi hadapi.

Yang terpenting tetap usahakan untuk tenang, mengelola stres, dan hindari kelelahan. Itu kenapa mamsi butuh dukungan pasangan atau orang yang mamsi percaya.

Selain itu, perhatikan asupan makanan yang kaya nutrisi, dan konsumsi ASI booster HerbaASIMOR untuk membantu produksi ASI lancar dengan cara praktis.

 

Sumber referensi:

  1. https://www.alodokter.com/normalkah-cairan-ASI-sudah-keluar-pada-masa-kehamilan
  2. https://my.clevelandclinic.org/health/body/22434-colostrum
  3. https://www.healthline.com/health/breastfeeding/no-breast-milk-after-delivery-what-to-do#what-causes-a-delay
  4. https://motherandbeyond.id/read/22985/penting-untuk-bayi-baru-lahir-bolehkah-kolostrum-dipompa
ARTIKEL TERKAIT


Asimor ASI Booster Pelancar ASI




Follow Us
Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Follow Herba ASIMOR
Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI

Copyright © Herba Asimor Owned by PT. Dexa Medica

Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Tanya ASIMOR