Tahukah mamsi memberikan ASI eksklusif ternyata tak hanya bermanfaat untuk si kecil, tapi juga untuk mamsi? Lantas apa saja manfaatnya? Baca disini ya.
Siapapun rasanya sudah paham betul manfaat ASI sebagai nutrisi terbaik bagi bayi. ASI dikenal memiliki kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan bayi, mulai dari protein, lemak, karbohidrat, dan berbagai vitamin serta mineral penting lainnya.
Yang menarik adalah tak hanya bayi yang dapat merasakan manfaat ASI eklusif. Mamsi juga menuai banyak manfaat lho dengan memberikan ASI secara eksklusif untuk si kecil. Penasaran kan? Baca artikel ini sampai habis ya untuk tahu manfaat ASI eksklusif baik bagi bayi dan mamsi.
Manfaat ASI Eksklusif bagi Bayi

Mungkin mamsi sudah tahu bahwa ASI eksklusif memberikan banyak manfaat. Tapi tak ada salahnya mamsi menyegarkan kembali ingatan tentang manfaat ASI eksklusif. Nah berikut ini adalah beberapa manfaat pemberian ASI eksklusif bagi bayi, di antaranya:
ASI eksklusif memberikan bayi mamsi kesempatan untuk mendapatkan kolostrum, susu pertama yang mamsi produksi selama kehamilan dan kaya akan protein, vitamin, mineral, serta imunoglobulin yang bagus untuk membentuk antibodi pada bayi.
ASI eksklusif bagi bayi dapat mendorong tumbuh kembang otak dan fisiknya. Seperti dikutip dari Direktorat Promosi Kesehatan & Pemberdayaan Masyarakat, hal tersebut dikarenakan, di usia 0 sampai 6 bulan seorang bayi sama sekali belum diizinkan mengonsumsi nutrisi apapun selain ASI. Oleh sebab itu, memberikan ASI eksklusif selama enam bulan berturut-turut memberikan dampak yang besar pada pertumbuhan otak dan fisik bayi selama ke depannya.
Selain membantu perkembangan si kecil, ASI eksklusif ternyata mempunyai peranan penting, yaitu meningkatkan ketahanan tubuh bayi. Kandungan antibodi dalam ASI membantu dalam membentuk kekebalan tubuh pada bayi. Dengan demikian bayi pun relatif lebih aman dari terserang berbagai penyakit yang bisa mengancam kesehatan bayi.
Pemberian ASI eksklusif pada bayi akan berpengaruh pada berat badannya. Biasanya, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif memiliki berat badan ideal dengan penambahan berat badan yang proporsional. Kenapa demikian? Karena ASI lebih sedikit merangsang produksi insulin dibandingkan susu formula. Hormon insulin ini berperan dalam memicu pembentukan lemak dalam tubuh.
Karena produksi insulin yang relatif sedikit maka ASI tidak banyak menyebabkan pembentukan lemak pada bayi. Selain itu, memberikan ASI eksklusif pada bayi juga berdampak pada kadar leptin yang lebih tinggi. Leptin sendiri merupakan hormon yang berperan dalam metabolisme lemak serta menimbulkan rasa kenyang.
Berdasarkan sebuah studi yang berjudul Breast milk and cognitive development—the role of confounders: a systematic review menyebut bahwa ASI bisa meningkatkan perkembangan kognitif bayi. Asam lemak yang terkandung dalam ASI dianggap sebagai penguat otak atau brain booster. Selain itu, bayi yang minum ASI eksklusif memiliki kemungkinan yang kecil terkena gangguan perilaku dan kesulitan belajar nantinya.
Usia empat hingga enam bulan adalah masa si kecil mengkonsumsi MPASI. Meskipun si kecil mendapatkan asupan makanan padat, bukan berarti mamsi stop menyusui ya. Pasalnya melanjutkan ASI eksklusif saat bayi mulai makanan padat dapat mengurangi risiko terkena alergi, termasuk alergi makanan. Mamsi bisa mencampur ASI dengan makanan bayi supaya lahap karena bayi mengenali rasa ASI mamsi pada makannnya.
Bayi prematur yang lahir terlalu dini atau sebelum usia kehamian 37 minggu mungkin belum sepenuhnya berkembang saat lahir, sehingga membutuhkan perawatan khusus. Bagi mamsi yang melahirkan bayi prematur, sangat dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif karena dapat melindungi bayi dari necrotising enterocolitis (NEC), sepsis, penyakit paru-paru kronis, serta berbagai kondisi fatal lainnya.
Manfaat ASI Eksklusif bagi Mamsi
Tak hanya untuk bayi, memberikan ASI eksklusif juga memberikan menfaat bagi mamsi lho. Apa saja? Simak yuk tujuh manfaat memberikan ASI eksklusif yang bisa dirasakan oleh mamsi, diantaranya adalah:
Menyusui dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mamsi lho. Selain membantu pulih dari persalinan lebih cepat, hormon yang dikeluarkan selama menyusui dapat membantu rahim kembali ke ukuran normal lebih cepat serta dapat mengurangi perdarahan pasca persalinan.
Selain itu, memberikan ASI eksklusif juga disebut dapat menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium, serta penyakit lainnya. Studi menunjukkan bahwa wanita yang menyusui memiliki risiko lebih kecil terkena kedua kanker ini di kemudian hari. Menyusui juga disebut berkontribusi untuk penurunan prevalensi penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan radang sendi.
Tidak seperti susu formula, ASI tidak memerlukan biaya ataupun waktu khusus untuk mempersiapkan. Selain itu, menyusui juga baik untuk lingkungan, karena tidak ada botol untuk dicuci atau kaleng susu formula untuk dibuang. Dan meskipun mamsi membeli pompa ASI yang terhitung mahal agar proses pumping lebih nyaman, tetapi biaya untuk membeli pompa tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan biaya membeli susu formula selama satu tahun.
Tahukah mamsi bahwa memproduksi ASI dapat membakar sekitar 300 hingga 500 kalori per hari? Oleh sebab itu mamsi cenderung lebih mudah menurunkan berat badan setelah hamil dengan cara yang sehat secara perlahan dan tanpa diet. "ASI mengandung 20 kalori per ons. Jika ibu menyusui bayi 20 ons sehari, itu berarti sudah 400 kalori yang dikeluarkan oleh tubuh ibu," kata Dr. Ruth A. Lawrence, M.D., Professor Pediatrik dan Obgyn University of Rochester School of Medicine and Dentistry in Rochester, New York seperti dikutip dari situs Parents.com.
Bagi ibu yang baru melahirkan biasanya rentan mengalami postpartum depression atau depresi pasca persalinan. Kabar baiknya hal ini dapat dicegah dengan memberikan ASI atau menyusui si kecil secara rutin. Ya, dengan menyusui dapat meredakan stres, gangguan kecemasan, dan membangun mood yang positif bagi mamsi.
Hal ini disebabkan oleh lepasnya hormon oksitosin pada saat proses menyusui. Hormon oksitosin adalah hormon cinta yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mental dan fisik manusia. Dengan menyusui maka mamsi akan melepas banyak hormon oksitosin dan menurunkan hormon kortisol yang memengaruhi respons tubuh terhadap stres, secara fisiologis maupun psikologis.
Menyusui tak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan dan gizi bagi si kecil saja. Dengan memberikan ASI eksklusif mamsi juga sedang membangun ikatan emosional yang kuat antara mama dan bayi. Hal ini terjadi karena adanya proses kontak mata antara ibu dan bayi selama proses menyusui.
Dan kontak mata antara mamsi dan bayi ini dipercaya dapat menciptakan koneksi, keterkaitan, dan perasaan yang mendalam pada keduanya lho. Jadi, usahakan untuk fokus saat menyusui ya mam, jangan bermain gawai agar perhatian mamsi tidak teralihkan dari si kecil.
Sadarkah mamsi bahwa memberikan ASI eksklusif dapat membantu membangun empati dan persahabatan dengan ibu lain? Ya, hal ini memang jamak terjadi. Sesama ibu menyusui pasti akan lebih mudah terkoneksi dan terhubung bila berbicara tentang gaya pengasuhan, curhat seputar menyusui, perkembangan si kecil dan lain sebagainya. Terlebih bila mamsi mendapatkan komunitas atau lingkungan yang saling mendukung.
Biasanya saat menyusui, proses ovulasi dan menstruasi berhenti terutama selama enam bulan pertama setelah melahirkan. Menyusui menyebabkan pelepasan prolaktin, yang menahan hormon estrogen dan progesteron sehingga ovulasi tidak terjadi. Dengan demikian, mamsi bisa fokus mengurus si kecil dan dapat mengatur jarak kehamilan yang aman serta sehat.
Nah itulah beragam manfaat ASI eksklusif baik bagi bayi dan mamsi. Jadi jangan ragu-ragu lagi untuk selalu mengupayakan pemberian asupan nutrisi terbaik ini untuk buah hati ya mamsi. Agar ASI terus berlimpah dan proses pemberian ASI eksklusif terus berjalan lancar, konsumsi juga ASI booster, Herba ASIMOR. Selain praktis, kandungan daun katuk, dan daun torbangun didalamnya menghasilkan senyawa galactogogue sebagai stimulan ASI.
Tak hanya itu saja, Herba ASIMOR juga mengandung fraksi striatin dari ikan gabus yang dapat membantu mempercepat penyembuhan luka pasca melahirkan, menambah kekentalan pada ASI dan memberikan nutrisi pada ASI. Berdasarkan uji praklinis, area luka menurun 50% dari hari ke-5 hingga ke-8 penggunaan striatin setelah mengkonsumsi rutin Herba ASIMOR dua kali sehari .Selamat menikmati masa mengASIhi eksklusif mamsi!
Sumber referensi: