100% 100% ASI by Herba ASIMOR
Asimor Produk Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Mamsi Punya masalah dalam menyusui?
  • Asi kurang lancar atau
  • Yang keluar ga banyak?
YUK, CHAT kami & temukan solusinya




5 Tips Sukses Pumping ASI di Kantor

Admin | Mar 16 2020
Share Facebook Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI Share Twitter Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI


Facebook Share Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Twitter Share Button Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Feature Image 5 Tips Sukses Pumping ASI di Kantor Asimor ASI Booster Pelancar ASI

Setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik bagi bayinya, termasuk dalam memberikan ASI. Meski Mamsi sehari-hari bekerja di luar rumah, bukan berarti Mamsi tidak bisa memberikan ASI yang terbaik kepada bayi. Dengan melakukan pumping ASI, Mamsi tetap dapat memberikan ASI yang kaya nutrisi bagi si Kecil.

Untunglah saat ini tersedia berbagai peralatan untuk membantu Mamsi memerah ASI saat berada di luar rumah. Dengan begitu, ASI dapat terus Mamsi keluarkan dan simpan meski tidak diisap langsung oleh bayi.

Dengan melakukan pumping ASI, payudara Mamsi tidak penuh dan terhindar dari sakit atau risiko mastitis. Produksi ASI juga cenderung lancar karena Mamsi mengeluarkannya secara rutin. Keuntungan lainnya, ASI perah dapat disimpan untuk diberikan kepada bayi saat Mamsi harus berjauhan dengannya, seperti saat bekerja di kantor dari pagi sampai sore.

Namun, melakukan pumping ASI di kantor memang tidak semudah atau sebebas di rumah. Di kantor, Mamsi perlu memerah ASI di ruangan khusus yang memberikan privasi. Tak jarang ada ibu yang melakukan pumping di toilet atau musholla karena kantornya tidak menyediakan ruangan khusus untuk pumping ASI.

Selain itu, Mamsi juga perlu pintar-pintar mengatur waktu agar tetap dapat melakukan pumping ASI secara berkala di sela-sela mengerjakan tugas-tugas kantor. Tantangan lainnya, bila pekerjaan menumpuk dan penuh tekanan, produksi ASI Mamsi bisa berkurang. Bila ini terjadi, Mamsi bisa jadi makin stres karena khawatir cadangan ASI perah tidak cukup untuk si Kecil.

Pertama-tama, tarik napas dan tenangkan diri dulu, Mamsi.

Sekilas kegiatan pumping ASI di kantor memang tampak berat dan penuh tantangan. Tetapi, hal itu bukan berarti mustahil dilakukan, lho. Ada banyak cara atau trik yang dapat Mamsi lakukan untuk menjadikan kegiatan pumping ASI di kantor lebih mudah dan lancar. Berikut lima tips yang patut Mamsi coba.

 

1.  Siapkan Peralatan Pumping ASI

pumping asi

Sebelum kembali masuk kantor, siapakan dulu peralatan yang Mamsi butuhkan untuk melakukan pumping ASI di kantor. Minimal, Mamsi membutuhkan alat pumping ASI manual atau elektrik, botol atau wadah steril penampung ASI perah, ice pack, dan cooler bag untuk menyimpan ASI perah.

Bila Mamsi menggunakan pompa ASI elektrik, pastikan baterainya terisi cukup. Pastikan juga semua peralatan tersebut dalam keadaan bersih sebelum dibawa ke kantor.

Mamsi juga mungkin perlu membawa nursing apron atau celemek menyusui. Celemek ini sangat membantu bila Mamsi harus melakukan pumping ASI di tempat yang tidak bisa memberikan privasi.

 

2.  Buat Jadwal Pumping ASI

pumping asi

Sama seperti direct breastfeeding, pumping ASI perlu dilakukan tiap beberapa jam sekali. Agar tidak lupa melakukan pumping ASI di tengah kesibukan kerja, Mamsi bisa membuat jadwal pumping menggunakan kalender digital di ponsel.

Namun, pada praktiknya, jadwal pumping antara tiap Mamsi bisa berbeda-beda sesuai dengan keadaan dan kondisi tubuh. Ada yang bisa melakukan pumping ASI di kantor tiap beberapa jam sekali, namun ada juga Mamsi yang hanya bisa memerah ASI satu kali selama di kantor.

Mamsi tak perlu khawatir bila frekuensi pumping Mamsi lebih sedikit daripada ibu menyusui yang lain. Ingatlah kembali tujuan Mamsi melakukan pumping ASI: agar memiliki stok ASI perah, agar payudara tidak penuh dan sakit, dan agar produksi ASI terus lancar.

 

3.  Temukan Ruangan untuk Pumping ASI

pumping asi

Idealnya, Mamsi dapat memerah ASI di ruangan khusus untuk pumping ASI. Namun, bila kantor Mamsi tidak menyediakan ruangan khusus untuk pumping, Mamsi dapat mencari ruangan kosong atau yang sedang tidak digunakan untuk memerah ASI.

Syaratnya, ruangan tersebut bersih, dapat memberikan privasi, dan nyaman bagi Mamsi untuk melakukan pumping ASI. Mamsi juga bisa menaruh tanda “Sedang Menyusui” di pintu ruangan supaya orang mengetahui ruangan tersebut sedang digunakan untuk keperluan menyusui.

 

4.  Komunikasikan Soal Pumping ASI dengan Atasan dan Rekan Kerja

pumping asi

Melakukan pumping ASI di kantor sangat mungkin memengaruhi kegiatan kerja Mamsi. Oleh karena itu, sebaiknya Mamsi memberitahukan rencana untuk melakukan pumping ASI di kantor kepada atasan dan rekan kerja.

Dengan begitu, rekan kerja dan atasan Mamsi mengerti mengenai kebutuhan Mamsi melakukan pumping ASI di kantor. Bisa saja setelah mendengar rencana Mamsi tersebut, atasan akan menyediakan ruangan khusus untuk Mamsi memerah ASI.

Selain itu, mungkin saja atasan atau rekan kerja bisa memberikan penyesuaian terhadap penugasan atau waktu kerja Mamsi. Dukungan atasan dan rekan kerja terhadap langkah Mamsi melakukan pumping ASI di kantor akan sangat membantu kelancaran Mamsi memberikan ASI.

 

5.  Rileks saat Pumping ASI

pumping asi

Saat melakukan pumping ASI, sebaiknya Mamsi berusaha untuk rileks dan melupakan sejenak berbagai tugas-tugas yang belum selesai. Bila Mamsi banyak pikiran atau stres, jumlah ASI yang keluar tidak akan banyak.

Cara yang bisa Mamsi lakukan untuk rileks saat pumping ASI antara lain mendengarkan musik, melihat foto-foto si Kecil, membaca novel favorit, menonton tayangan menghibur di YouTube, dan lain-lain.

Banyak Mamsi yang mengalami tantangan melakukan pumping ASI di kantor seperti Mamsi. Jadi, jangan berkecil hati dan jangan menyerah, ya!

Seimbangkan pemberian ASI antara direct breastfeeding dengan melakukan pumping ASI. Tentu tak ada salahnya jika Mamsi perlu melakukan proses pumping ASI karena kondisi Mamsi yang mengharuskan bekerja. Namun saat Mamsi sudah di rumah, sebaiknya Mamsi juga menyeimbangkan pemberian ASI dengan direct breastfeeding untuk tetap menciptakan bonding dan menumbuhkan ikatan emosional dengan si Kecil.

Jangan khawatir karena melakukan direct breastfeeding maupun memberikan ASI kepada Si Kecil menggunakan botol sama-sama dapat menumbuhkan bonding antara Mamsi dan bayi. Teruslah bersemangat menyusui dan memerah ASI di kantor untuk kebaikan Si Kecil ya, Mamsi!

Asimor ASI Booster Pelancar ASI




Follow Us
Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Follow Herba ASIMOR
Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI
^M

Copyright © Herba Asimor Owned by PT. Dexa Medica

^M
Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI Image Social Media Asimor ASI Booster Pelancar ASI
Tanya ASIMOR