Tidur siang saat berpuasa cukup penting bagi sang ibu yang sedang menyusui. Yuk, simak beberapa tips agar kesehatan sang ibu dan si kecil tetap terjaga.
Berpuasa di bulan Ramadan menjadi momen yang cukup istimewa bagi seluruh umat muslim di dunia, termasuk pada ibu menyusui. Meski tidak mudah, sebab puasa sambil menyusui juga harus memastikan bahwa kebutuhan bayi tetap terjaga.
Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap stamina ibu menyusui adalah menjaga pola tidur agar selalu baik. Sebab, kurang tidur bisa berdampak pada tubuh dan menyebabkan sang ibu menjadi mudah lelah.
Masalah ini tentu bisa berpengaruh pada produksi ASI, sehingga dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Oleh karena itu, pentingnya bagi ibu untuk dapat menyusui dengan mengatur pola tidur agar tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa.
Baca Juga : Ibu Menyusui Saat Puasa? Cek Kebutuhan Cairan Disini!
Selama masa menyusui, terkadang sang ibu harus bangun di waktu malam hari. Hal ini bisa menyebabkan sang ibu kurangnya waktu tidur atau tidak memiliki kualitas tidur yang baik. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diikuti agar sang ibu mendapatkan istirahat yang cukup :
Meskipun waktu tidur ibu menyusui sering terbagi karena harus menyusui bayi di malam hari, pastikan tidur yang didapat tetap berkualitas. Ciptakan suasana tidur yang nyaman, seperti meredupkan lampu, menghindari suara bising, dan menggunakan bantal yang mendukung posisi tidur yang baik.

(Ilustrasi ibu menyusui melakukan istirahat di siang hari, sumber : canva)
Jika malam hari sering terjaga karena menyusui, ibu bisa memanfaatkan waktu siang untuk tidur sebentar atau power nap selama 20–30 menit. Tidur singkat ini bisa membantu tubuh lebih segar dan mengurangi rasa lelah.
Usahakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, meskipun sulit dilakukan. Konsistensi jadwal tidur dapat membantu tubuh menyesuaikan ritme sirkadian, sehingga ibu tetap bisa mendapatkan istirahat yang cukup.
Baca Juga : Menu Sahur & Berbuka Ibu Menyusui, Wajib Coba!
Jika memungkinkan, ibu bisa menyusui dalam posisi tidur miring agar lebih rileks dan tetap bisa beristirahat meskipun sedang menyusui bayi. Gunakan bantal menyusui untuk menopang tubuh dan mengurangi kelelahan.
Konsumsi kafein seperti kopi atau teh bisa mengganggu pola tidur ibu. Sebaiknya batasi asupan kafein, terutama di sore dan malam hari, agar tidur tidak terganggu. Pilih minuman hangat yang menenangkan seperti susu atau teh herbal yang aman untuk ibu menyusui.
Meskipun pola tidur ibu menyusui tidak selalu bisa sama seperti sebelum memiliki bayi, namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan waktu istirahat. Hal ini agar ibu menyusui, tidak mudah lelah dan mengoptimalkan produksi ASInya.
Ibu menyusui perlu mengetahui batasan tubuhnya agar tidak memaksakan diri jika mereka sedang mengalami badan yang tidak fit saat berpuasa. Jika keadaan masalah kesehatan sudah muncul seperti pusing, lemas berlebihan, dehidrasi, sampai dengan penurunan ASI maka ada baiknya untuk istirahat.
Sebab kesehatan ibu, cukup penting karena akan berpengaruh langsung pada kondisi bayi yang bergantung pada ASI. Selain itu, jika bayi sudah menunjukan tanda-tanda yang tidak cukup ASI seperti bayi rewel, kurang buang air kecil, atau mengalami penurunan berat badan pada sang anak.
Maka, ada baiknya untuk mengevaluasi kembali kondisi tubuhnya. Seperti melakukan konsultasi dengan dokter atau ahli laktasi guna untuk memastikan bahwa ibu dan bayi memiliki nutrisi yang lengkap dan cukup.
Sang ibu juga sebaiknya tidak memaksakan diri jika merasa kelelahan secara berlebihan akibat kurang tidur. Jika memungkinkan, ada baiknya untuk melakukan waktu istirahat di siang hari dengan tidur sejenak atau meminta bantuan pada pasangan, keluarga, atau orang terpercaya untuk menjaga sang bayi.
Nah itu, dia penjelasan mengenai tidur yang cukup dan berkualitas bagi ibu menyusui selama menjalani ibadah puasa. Dengan mengatur pola tidur yang baik, menjaga nutrisi, dan meminta dukungan dari keluarga adalah sebuah cara agar ibu tetap kuat selama menjalani ibadah puasa.
Semoga tips ini bermanfaat dan membantu ibu menyusui selama menjalani puasa dengan lebih nyaman. #JagaHatiIbu dengan konsumsi Herba Asimor agar membantu melancarkan produksi ASI selama bulan Ramadan. (FAS)